Pikiran, Kata dan Kecerdasan Emosi
Sudah menjadi ungkapan yang tidak terbantahkan jika dikatakan bahwa manusia adalah mahluk yang sempurna (dibanding tumbuhan dan hewan) karena memiliki organ yang bernama OTAK! Kenapa sich... otak merupakan suatu anugerah? Hal ini karena berkaitan dengan emosi dan pembentukan karakter. Untuk memahami lebih lanjut, yuk!! mari kita simak bacaan hangat ini sembari siapkan teh hangat dan makan ringan agar otak kita lebih segar lagi.
Secara struktur otak manusia terbagi menjadi 3 yaitu :
-
Pertama adalah Otak Primitif (batang otak atau otak reptilia) yang berfungsi mengatur fungsi biologis tubuh seperti bernafas dan detak jantung. Selain itu di bagian otak primitif terdapat fungsi insting yaitu pemikiran yang paling dasar untuk mempertahankan hidup dari bahaya berupa melawan (fight) atau menghindar.
-
Bagian kedua adalah Otak Limbic (otak mamalia) berperan sebagai mengatur memori jangka panjang, seksualitas, hormon dan emosi.
-
Ketiga adalah Kulit Otak atau Neocortex (otak berfikir) adalah otak yang paling luar biasa. Dibagian neocortex inilah letak otak kiri dan otak kanan.
Otak kiri dan otak kanan ini mempunyai intensitas fungsi dan karakteristik yang berbeda. Otak kiri memiliki karakter ingatan jangka pendek yang berhubungan dengan bahasa, angka, analisis, logika, urutan, hitungan dan garis. Otak kanan memiliki karakter ingatak jangka panjang yang berhubungan dengan konseptual, irama, gambar, warna, dimenasi, imajinasi, dan daydreaming.
Untuk diketahui, cara berfikir otak yaitu melalui proses asosiasi yang sering disebut associative thinking.
Untuk menguji hal tersebut, mari saya ajak pembaca untuk membayangkan pasangan atau kekasih anda. Apa yang anda ingat? Rambutnya yang hitam atau pun botak kah?, tubuhnya yang ideal atau tubuhnya yang subur kah?, warna kulitnya yang putih bersih atau gelap sensual kah? Atau mungkin anda membayangkan hal yang lebih lagi? Eehm,,,who knows?
Nah, pada saat anda membayangkan tadi, apakah terlintas huruf dari nama kekasih anda itu? Misalnya namanya ANDI atau ANDIN. Apakah anda ingat huruf A, N, D, I atau N? Why?! Itulah yang dikatakan cara kerja alami otak cenderung yaitu mengasosiasikan dengan gambar/ekspresi daripada bahasa. Bersyukurlah bahwa otak kita diciptakan untuk menikmati dan menciptakan warna-warna dalam “gambar” pikiran sehingga memunculkan emosi yang luar biasa.
Dari kata akan menghasilkan gambar yang terwujud melalui ekspresi/emosi. Kata adalah afirmasi yang sangat dahsyat efeknya. Kata yang kita gunakan secara sadar atau tidak, menentukan level dan kualitas berpikir kita.
Agar level kita meningkat, maka konsumsilah hal/kata positif. Inilah yang menjadikan prilaku kita positif. Berikut tipsnya:
- Pilihlah kosa kata dengan seksama dan bijak, yang memiliki efek positif. Bila terpaksa, ungkapkan kata negatif dengan cara dan kalimat positif.
- Nikmatilah berita – berita positif dibanding berita kriminal.
- Menghindari kawan atau lingkungan yang banyak menggunakan kosa kata negatif.
Ayo...! lihat sedikit ke belakang, apakah banyak hal positif yang mengelilingi anda atau justru sebaliknya?
Mulai dari sekarang, kembangkanlah perbendaharaan kosa kata positif kita, agar semakin baik kemampuan kita mengutarakan isi hati dan pikiran. Maka kita akan semakin efektif dalam melakukan afirmasi, berkomunikasi dengan diri sendiri maupun dengan orang lain, yang tentunya berpengaruh pada emosi anda sendiri. Sehingga kita layak naik ke level yang lebih tinggi ntah itu dalam hal jabatan kerja atau status sosial.
Emosi itu luar biasa bisa menggerakkan manusia, memacu seseorang untuk mencapai sesuatu. PENCAPAIAN yang luar biasa dalam bidang apa pun pasti didorong oleh emosi yang juga luar biasa. Banyak orang cerdas secara intelektual, tapi secara emosional bermasalah.
Kondisi ini biasa terjadi dalam dunia kerja. Akibatnya, walau ia layak dipromosikan tapi dibatalkan karena dianggap tidak dewasa, tak punya jiwa kepemimpinan atau karakter yang kuat. Intelejensi atau IQ merupakan suatu hal yang membuat kita tahu memutuskan apa yang terbaik, sedangkan emosional atau EQ mengarahkan kita bagaimana mencapainya dengan kebanggaan.
Masih ingat fungsi Otak Limbic? Ia ibarat sakelar ON/OFF. Ia akan berada pada posisi ON Jika informasi yang masuk menghasilkan emosi positif dan ia akan berada di posisi Off jika kita mengalami emosi negatif. Jika sakelar ON, kita bisa mencapai otak berfikir (neokortex). Sebaliknya jika sakelar OFF, Otak Primitive yang akan berfungsi dalam merespon stimulus yang kita rasakan. Mulai sekarang mari kita aktifkan atau kita posisikan Otak Limbic pada posisi ON agar tindakan yang biasa kita lakukan hasil dari pemikiran sadar yang kemudian menjadi kebiasaan.
“Berfikirlah hal-hal yang positif, maka akan melahirkan kata-kata yang positif, gunakanlah kata-kata positif maka ia akan menjadi kebiasaan yang terpuji, biasakanlah melakukan hal terpuji maka ia akan menjadi karakter, jika sudah menjadi karakter baik maka nasib kita akan cemerlang”